5 Sindiran Ruhut kepada Calon Pengganti Anas

[lihat.co.id] - Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul sering melontarkan pernyataan sensasi dan kontroversial. Tidak hanya kepada lawan politiknya di luar Demokrat, kepada sesama koleganya, 'si Poltak' juga tak ragu ceplas-ceplos.

Seperti saat ruhut melontarkan pernyataan terkait pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat, yang rencananya dilakukan akhir Maret ini. Ruhut tidak ragu mencibir nama-nama koleganya yang diduga kuat akan bersaing memperebutkan kursi ketua umum partai.

Sejauh ini, sudah ada tiga nama di masyarakat yang digadang-gadang bakal bersaing memperebutkan kursi ketua umum. Mereka adalah Ketua DPR Marzuki Alie, Wasekjen Partai Demokrat Saan Mustopa, dan mantan Ketua DPC Demokrat Cilacap Tri Dianto.

Berikut lima sindiran Ruhut kepada calon pengganti Anas Urbaningrum.

1. 'Saan bentar lagi jadi tersangka'
[lihat.co.id] - Ruhut melontarkan kritik pedas kepada Saan yang sudah bulat maju jadi ketua umum partai berlambang bintang Mercy itu. Menurut Ruhut, Saan belum cocok mendapat predikat ketum partai.

"Saan bentar lagi jadi tersangka, apa tak makin tambah tenggelam? Saan harusnya ngaca kalau dia mau maju," kata Ruhut.

Ruhut menuding koleganya ini tersandung kasus dugaan korupsi PLTS Kemenakertrans tahun 2008. Saan jelas membantah ocehan Ruhut ini.

2. 'Marzuki Alie bukan Superman atau Batman'
[lihat.co.id] - Ruhut memiliki pandangan berbeda soal calon ketua umum yang baru. Menurut Ruhut, mencuatnya nama Marzuki Alie yang digadang-gadang akan menjadi ketum partai berlambang Mercy itu, dinilai kurang mumpuni.

"Pak MA (Marzuki Alie) ketua DPR, fokus saja di DPR. Mau rangkap ketum dan ketua DPR? Emangnya dia Superman atau Batman? Tak bisa bos," ujar Ruhut.

Ruhut mengatakan, seorang ketum fokus 100 persen ke partai, tidak memiliki jabatan lain di luar. Dia menegaskan Partai Demokrat sedang menghadapi peristiwa genting, sudah seharusnya menghadirkan pemimpin yang luar biasa.

3. 'Saan lempar handuk saja'
[lihat.co.id] - Tidak henti-hentinya Ruhut menciutkan nyali Saan yang berniat maju jadi ketum Demokrat. Kali ini, status Saan yang pernah dipanggil KPK sebagai saksi dugaan korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dijadikan celah Ruhut menghina Saan.

Ruhut menyarankan kepada kader yang sudah pernah 'berkunjung' ke KPK, supaya tidak memaksakan diri ikut bursa pemilihan ketum Demokrat.

"Sudah lempar handuk saja, kasihan partai ini, penggagas pendiri partai Pak SBY, ibu negara dan para deklarator kami, kasianlah mereka," terangnya.

4. Ruhut ngakak panglima Anas maju di KLB
[lihat.co.id] - Ruhut mengaku kaget mendengar kabar mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap Tri Dianto memutuskan maju sebagai calon ketua umum di KLB. Enggan mengomentari lebih jauh, Ruhut hanya melempar tawa mendengar kabar yang dianggapnya lelucon tersebut.

"Aku hanya mau bilang, Ha...ha...ha...," ucap Ruhut.

Ruhut menolak menanggapi hal tersebut karena menurutnya, apabila dia berkomentar nantinya akan menyakiti hati Tri Dianto. "Komentarku hanya ha...ha...ha..., karena kalau aku komentar sadis nanti," imbuhnya.

5. Sebut Tri Dianto orang gila
[lihat.co.id] - Kali ini, serangan Ruhut dialamatkan kepada Tri Dianto. Usai mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap itu menyatakan diri maju sebagai ketum, Ruhut tidak hanya menyambutnya dengan tawa keras, bahkan Ruhut menyebut Tri sedang sakit.

"Yang mencalonkan Tri itu orang sakit. Itu orang gila, kan dia bilang sudah keluar. Partai ini cari orang-orang yang waras bukan yang gila," kata Ruhut.

Related Posts

NASIONAL 2328696307808954656

Posting Komentar

Search

Berita Terpopuler

Arsip Blog